Selamat Datang
Tema Pembahasan
Request ini dimulai sejak 19 November 2024.
Sampai saat ini khusus eresep racikan belum dapat digunakan dan dimanfaatkan oleh RS Dinda, karena hasil perhitungan dosis masih salah. Sehingga para DPJP tidak bisa menggunakan fitur ini.
Permasalahannya terlihat kecil tapi tetap tidak bisa digunakan yaitu, saat total perhitungan dosis racik seharusnya 166,67 mg tetapi di SIMRS tampilnya adalah 165 mg

Belum ada keterangan / tindak lanjut.
Pengisian keterangan / tindak lanjut sedang ditutup oleh operator.
Tingkat Aksesibilitas: Kelancaran Nakes/Dokter dalam melakukan TTE saat pengisian e-RM tanpa kendala teknis.
Kecepatan & Responsivitas: Kecepatan proses signing (validasi PIN/OTP/Biometrik) agar tidak menghambat pelayanan medis.
Kelengkapan Dokumen: Persentase formulir medis/E-Doc yang berhasil ditandatangani secara digital secara lengkap (mandatory fields).
Keabsahan Hukum (Non-repudiation): Penjaminan bahwa dokumen tidak dapat disangkal dan data medis terenkripsi aman.
Integritas Dokumen: Mencegah perubahan/perusakan data medis pasca-TTE (tamper-proof).
TTE Berkelanjutan (Sequential Signing): Kelancaran alur TTE multi-pengguna (misal: Konsul antar dokter, verifikasi DPJP, persetujuan perawat).
Manajemen Log & Audit Trail: Pencatatan otomatis waktu (timestamp), identitas, dan aktivitas penandatanganan secara akurat.
Penanganan Formulir Revisi: Kejelasan mekanisme jika ada adendum/revisi catatan medis tanpa merusak TTE sebelumnya.
Belum ada keterangan / tindak lanjut.
Pengisian keterangan / tindak lanjut sedang ditutup oleh operator.

Belum ada keterangan / tindak lanjut.
Pengisian keterangan / tindak lanjut sedang ditutup oleh operator.
Saat ini mulai dari APM, Pendaftaran, Poliklinik proses di sistem harus di ketik untuk pencarian, request :
Belum ada keterangan / tindak lanjut.
Pengisian keterangan / tindak lanjut sedang ditutup oleh operator.

Belum ada keterangan / tindak lanjut.
Pengisian keterangan / tindak lanjut sedang ditutup oleh operator.
Pengiriman Encounter Otomatis: Ketersediaan dan keakuratan pemicu (trigger) otomatis untuk post/sync data Encounter saat pasien melakukan check-in di APM.
Validasi Identitas & NIK: Keberhasilan pemetaan (mapping) ID Pasien SIMRS dengan IHS ID Pasien di platform SatuSehat.
Pencatatan Audit Trail: Ketersediaan log pemantauan status pengiriman data Encounter (berhasil, pending, atau gagal kirim).
Pengenalan Jadwal & Rujukan Internal: Kemampuan sistem APM membaca lembar rujukan internal/konsul dari DPJP sebelumnya.
Kemudahan Alur Pasien: Kecepatan pasien konsul internal dalam memilih poliklinik tujuan kedua tanpa perlu mengantre ulang di loket pendaftaran umum.
Integrasi Antrean Poli: Validasi agar nomor antrean poliklinik tujuan konsul otomatis terbentuk dan terhubung ke SIMRS/Poliklinik.
Belum ada keterangan / tindak lanjut.
Pengisian keterangan / tindak lanjut sedang ditutup oleh operator.
Standarisasi Master Data: Kejelasan dan konsistensi penulisan kekuatan obat (misal: mg, mcg, mL, %, IU) pada master data farmasi di SIMRS.
Tampilan E-Resep DPJP: Kesesuaian antara kekuatan obat yang tampil di layar E-Resep DPJP dengan kondisi fisik/sediaan obat yang tersedia di Farmasi.
Pencegahan Restriksi/Ambuitas: Penataan nama obat agar kekuatan obat terpisah secara jelas dari nama sediaan (mencegah kekeliruan pemilihan dosis oleh DPJP).
Validasi Dosis & Kalkulasi Otomatis: Kemampuan sistem menghitung/memvalidasi total dosis berdasarkan kekuatan obat yang dipilih DPJP.
Sinkronisasi Real-Time: Keselarasan data kekuatan obat antara modul E-Resep DPJP, modul verifikasi Farmasi (dispensing), hingga pencatatan e-MAR (pemberian obat oleh perawat).
Peringatan Keselamatan (Safety Alerts): Ketersediaan notifikasi peringatan (pop-up warning) jika terjadi potensi salah dosis (overdose/underdose) berdasarkan kekuatan sediaan obat.
Pemberian Obat Racikan: Keakuratan sistem dalam menampilkan dan memperhitungkan kekuatan masing-masing komponen obat pada resep racikan.
Perhitungan Sediaan Multi-Kekuatan: Kejelasan opsi pilihan kekuatan untuk obat yang memiliki banyak varian dosis (misal: Paracetamol 120mg/5mL vs 250mg/5mL, atau Amlodipine 5mg vs 10mg).
Pencegahan Medication Error: Penurunan risiko kesalahan peresepan (prescribing error) akibat ketidakjelasan atau ketidaksesuaian informasi kekuatan obat.
Umpan Balik Dokter & Depo Farmasi: Evaluasi kemudahan DPJP dalam memilih obat serta efisiensi waktu verifikasi resep oleh apoteker.
Rencana Tindak Lanjut: Pembersihan (cleansing) dan validasi berkala terhadap master data obat bersama Tim Farmasi dan Terapi (TFT).
Belum ada keterangan / tindak lanjut.
Pengisian keterangan / tindak lanjut sedang ditutup oleh operator.
Sudah Evoluz 14 September 2026
Belum ada keterangan / tindak lanjut.
Pengisian keterangan / tindak lanjut sedang ditutup oleh operator.
Sebagai petunjuk, berikut ini adalah alur yanga ada di kami Rumah Sakit Dinda, yang diharapkan bisa ada di SIMRS






Belum ada keterangan / tindak lanjut.
Pengisian keterangan / tindak lanjut sedang ditutup oleh operator.
Inefisiensi Data Entry: Petugas koding/klaim harus melakukan input ulang spesifikasi mesin dialisis secara manual pada aplikasi E-Klaim.
Risiko Human Error: Potensi kesalahan pemilikan jenis/spesifikasi mesin dialisis yang berisiko menyebabkan ketidaksesuaian klaim BPJS.
Dampak pada Tarif Hemodialisis (HD): Risiko penetapan grouping atau tarif klaim HD yang tidak akurat (di bawah standar yang seharusnya diterima RS) akibat keterlambatan/kesalahan input data mesin.
Percepatan Proses Coding & Pengajuan Klaim: Memangkas waktu verifikasi berkas klaim HD oleh tim Casemix/Koding.
Akurasi Pendapatan RS: Memastikan pendapatan klaim klaim HD terealisasi secara optimal sesuai jenis tindakan dan spesifikasi mesin yang digunakan.
Belum ada keterangan / tindak lanjut.
Pengisian keterangan / tindak lanjut sedang ditutup oleh operator.
request pada menu pemeriksaan Rawat Inap dan Rawat Jalan pada Kolom/Tab Laboratorium bisa melihat hasil pemeriksaan Laboratorium sebelumnya sesuai tanggal pemeriksaan sama seperti hasil pemeriksaan radiologi (ada tombol preview) .
Berikut kami lampirkan printscreen Tab Laboratorium Riwayat Laboratorium :

Tab Radiologi Riwayat Radiologi : Lengkap bisa langsung melihat hasil

Belum ada keterangan / tindak lanjut.
Pengisian keterangan / tindak lanjut sedang ditutup oleh operator.
request EWS Elektronik untuk pasien rawat Inap dengan lingkup pasien usia lebih dari 16 tahun dengan kondisi tidak hamil, request EWS Elektronik bisa ada di SIMRS >> Menu pemeriksaan Rawat Inap >> kolom/tab pemeriksaan>> grafik suhu nadi >>EWS.
Saat ini EWS menggunakan formulir E-Doc manual pada F RM 183 Lembar Observasi dan Respon Chart Early Warning System (EWS) untuk Usia > 16 tahun.
Untuk warning system bukan hanya EWS, tapi ada juga , MOEWS (Modified obstetri early warning system/kasus ibu hamil dan melahirkan), PEWS (pediatric early warning system/kasus anak usia dibawah 16 tahun) dimana kedepannya akan direquest juga secara bertahap
Untuk keterangan spesifikasi kebutuhan EWS Elektronik izin dilampirkan
Spesifikasi Kebutuhan EWS Elektronik (Usia 16 Tahun) – SIMRS RS Dinda-1
Belum ada keterangan / tindak lanjut.
Pengisian keterangan / tindak lanjut sedang ditutup oleh operator.
Untuk request ini kami harap ada beberapa hal yang menjadi syarat utama, yaitu :
Belum ada keterangan / tindak lanjut.
Pengisian keterangan / tindak lanjut sedang ditutup oleh operator.
Belum ada keterangan / tindak lanjut.
Pengisian keterangan / tindak lanjut sedang ditutup oleh operator.
Detail penjelasan belum diisi.
Belum ada keterangan / tindak lanjut.
Pengisian keterangan / tindak lanjut sedang ditutup oleh operator.
Sudah request 24 Agustus 2026
Tujuan
– Meminimalkan risiko downtime.
– Menjaga keamanan dan ketersediaan data.
– Memastikan sistem dapat dipulihkan saat terjadi gangguan.
Rencana Tindak Lanjut
– Aktivasi dan konfigurasi server backup.
– Penyusunan SOP/SPO yang jelas dan terstandar.
– Pengujian backup dan pemulihan data secara berkala.
– Penetapan PIC, kewenangan dan alur penanganan gangguan.
Target
Memastikan keberlangsungan operasional SIMRS/EDOC melalui server backup yang siap digunakan, prosedur yang teruji, dan tanggung jawab yang jelas.
Selain itu, -Server DATA / DATA Warehouse / SIMRS REPORT server backup ini diharapkan mampu menjalankan beberapa fungsi lainnya yaitu:
Penambahan fitur dynamic form builder (pembuat formulir dinamis) tanpa koding (no-code) di RS Dinda sangat membantu pengguna untuk mendesain, menambah dan mengubah formulir medis maupun laporan secara mandiri
1- Penambahan fitur pembuatan formulir yang lebih flexible, powerfull dan memudahkan untuk user RS Dinda
Yaitu fitur untuk user bisa dengan sendiri membuat formulir sesuai kebutuhan tanpa perlu coding.
Contohnya seperti modul desainer, jadi cukup atau bisa dilakukan drag and drop yang dibutuhkan (sumbernya langsung dari table database)
Semua bisa di export langsung secara default ke Word maupun PDF

2- Penambahan fitur pembuatan laporan yang lebih flexible, powerfull dan memudahkan untuk user RS Dinda
Yaitu fitur untuk user bisa dengan sendiri membuat laporan sesuai kebutuhan tanpa perlu coding.
Contohnya seperti modul desainer, jadi cukup atau bisa dilakukan penambahan kolom-kolom yang dibutuhkan (sumbernya langsung dari table database)
Semua bisa di export langsung secara default ke excel maupun PDF (dan ada timestamp setiap download)

3- Sehingga RS Dinda dalam proses data tidak ketergantungan dengan request dahulu, namun bisa menjalankan secara mandiri
Data Dashboard / Data Digital yang bisa mengakomodir kebutuhan Rumah Sakit Dinda, di era digitalisasi dan AI, untuk kepentingan Laoran Manajerial dan Akreditasi
Belum ada keterangan / tindak lanjut.
Pengisian keterangan / tindak lanjut sedang ditutup oleh operator.
Sudah request Evoluz 24 Agustus 2026
Penambahan standar keamanan di RS Dinda
Solusi yang diinginkan :
1- Untuk keperluan Peningkatan Keamanan dan AUDIT, mohon dapat dibuatkan menu export account group privilages dan akses user di SIMRS, SIMRS Report dan EDOC
2- Di menu Account > Group kita mau bisa di download / export ke excel dan di dalam hasil exportnya terdapat privilages yang terpilih dari masing-masing group

3- Di Menu User kita mau bisa di download datanya ini, dan bisa dipilih untuk yang masih aktif dan non aktif

4- Untuk akun user dibuatkan masa berlaku (expired) password, jadi password itu wajib diganti oleh user yang bersangkutan minimal 3 bulan dalam 1x. (terhitung setelah dibuat / setelah di reset)
5- Saat login pretama kali, user diminta segera mengganti password default yang saat ini 1234 dengan password baru dari user
6- Log seluruh aktivitas (audit trail), bukan hanya saat login, tapi saat CUD (Create, Update dan Delete) juga lebih penting. Catatan digital terstruktur yang merekam siapa pengguna yang melakukan aksi, waktu kejadian, alamat IP, jenis tindakan (seperti create, update, delete, atau login), serta status hasil (sukses atau gagal) dan bisa sesuai dengan ISO dan merupakan alat bukti yang seharusnya dapat dipertanggungjawabkan oleh SIMRS RS Dinda
7- Auto logout jika tidak digunakan dalam waktu tertentu (misal 30 menit), karena saat ini selama history browser tidak dihapus, walaupun sudah berganti hari tetap terlogin dengan akun terakhir yang digunakan.
8- Request pada E-Doc bisa dibuatkan admin log seperti yang ada di SIMRS sehingga akan terekam akun siapa saja yang melakukan perubahan dan bagian formulir apa yang dirubah.
Lalu pada keterangan formulir di bagian edit ada update jika memang ada perubahan, karena selama ini ketika melakukan perubahan tanggal dan jam edit tidak berubah masih sama seperti tanggal awal formulir dibuat.

Belum ada keterangan / tindak lanjut.
Pengisian keterangan / tindak lanjut sedang ditutup oleh operator.
Solusi layanan kesehatan digital yang menghubungkan pasien dan rumah sakit melalui aplikasi mobile, WhatsApp dan SMS.
Akses informasi dan kebutuhan pelayanan pasien dalam satu ekosistem digital.
Kartu pasien dengan barcode untuk membantu identifikasi dan registrasi.
Informasi riwayat kunjungan pasien yang mudah diakses.
Informasi jadwal dokter dan layanan rumah sakit.
Nomor antrean dan estimasi waktu pelayanan pasien.
Pengingat dan informasi layanan melalui aplikasi, WhatsApp, atau SMS.
Umpan balik pasien untuk evaluasi dan peningkatan mutu layanan.
Mendukung proses administrasi yang lebih praktis dengan
kartu digital dan barcode, sekaligus mengurangi penggunaan kertas.
Belum ada keterangan / tindak lanjut.
Pengisian keterangan / tindak lanjut sedang ditutup oleh operator.
Dengan aktivasi ini diharapkan ada solusi untuk pembagian antrian pasien sesuai dengan jaminannya. Sehingga akan terbagi menjadi:
Untuk memudahkan perlu pengecekkan dan semua proses adalah duplikat dari yang ada saat ini, mohon juga dipastikan semua laporan dan data (tarif, laporan, dll) sesuai dan tidak perlu ada perubahan.
Belum ada keterangan / tindak lanjut.
Pengisian keterangan / tindak lanjut sedang ditutup oleh operator.
Saat ini Apotek online masih manual, sehingga resiko proses claim tertinggal dan tidak sesuai.
Mohon dapat segera di aktivasi bridging apotek online dari SIMRS.
Belum ada keterangan / tindak lanjut.
Pengisian keterangan / tindak lanjut sedang ditutup oleh operator.
Peserta Rapat
| No | Nama | Jabatan | Unit / Instansi |
|---|---|---|---|
| 1 | Ibu Hj. Darnelis, S.ST | Komisaris | PT. Dinda Medistra |
| 2 | Bpk. H. Sutarsa, MARS | Dewas | PT. Dinda Medistra |
| 3 | dr. Ima Khairunnisa, MH.Kes, FISQua | Direktur Utama | PT. Dinda Medistra |
| 4 | Gusti Muhammad Yusuf, S.E, M.M | Direktur | PT. Dinda Medistra |
| 5 | dr. Fahmi Azhari Basya, MARS | Direktur | RS Dinda |
| 6 | dr. Novita Sari | Manajer Pelayanan & Penunjang | RS Dinda |
| 7 | Rizkhi Arikha | Ka. Unit Rekam Medis | RS Dinda |
| 8 | Nasichatul Karomah | Ka. Unit Keuangan, Akuntansi & Pajak | RS Dinda |
| 9 | Nanda Puspita Himawanti | Plt. Ka. Unit Gudang Farmasi dan Umum | RS Dinda |
| 10 | Mardiyati Husna Faizah | Ka. Unit Farmasi | RS Dinda |
| 11 | Robi Gunawan | Ka. Unit IT | RS Dinda |
| No | Nama | Jabatan | Unit / Instansi |
|---|---|---|---|
| 1 | Ibu Dwi Pujaningsih | Direktur Utama | Farmagitech |
| 2 | Bapak Arvin Nizar | Direktur Operasional | Farmagitech |
| 3 | Mas Firdaus | Manajer IT Support | Farmagitech |
| 4 | Mas Hilyas | Programmer | Farmagitech |
| 5 | Bapak Syafi’i | Ahli / Konsultan Keuangan | Farmagitech |
Terima kasih atas kolaborasi luar biasa yang telah terjalin selama ini. Kami berharap evaluasi hari ini dapat semakin memperkuat sinergi kita, sehingga SIMRS bukan lagi sekadar sistem operasional, melainkan pilar utama dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan pasien kami. Mari bersama-sama menyongsong tahun depan dengan inovasi yang lebih kuat. Terima kasih dan selamat pagi.