Selamat Datang

Kepada Seluruh Tamu Undangan Rapat antara RS Dinda dengan Farmagitech

Selasa, 13 Oktober 2026 Rumah Sakit Dinda
Mulai Pembahasan

Tema Pembahasan

Daftar Poin Request Kebutuhan SIMRS RS Dinda

20 poin 4 kritikal
  1. 01

    Penyesuaian Perhitungan Resep Racikan DTD (dosis obat dikalikan jumlah bungkus) dan (dosis obat dibagi sesuai jumlah bungkus), sehingga perhitungan jumlah obat sesuai dengan ketentuan resep Dokter.

    Kritikal Request Lama

    Request ini dimulai sejak 19 November 2024.

    Sampai saat ini khusus eresep racikan belum dapat digunakan dan dimanfaatkan oleh RS Dinda, karena hasil perhitungan dosis masih salah. Sehingga para DPJP tidak bisa menggunakan fitur ini.

    Permasalahannya terlihat kecil tapi tetap tidak bisa digunakan yaitu, saat total perhitungan dosis racik seharusnya 166,67 mg tetapi di SIMRS tampilnya adalah 165 mg

    Farmagitech
    Dokter Spesialis THT dan Dokter Spesialis Anak, dateline akhir bulan Oktober 2026
    RS Dinda
    Resep racikan banyak dipergunakan oleh Dokter Spesialis THT dan Dokter Spesialis Anak 

    Pengisian keterangan / tindak lanjut sedang ditutup oleh operator.

    Tambah keterangan / tindak lanjut

  2. 02

    Tanda tangan elektronik berkelanjutan di formulir E-Doc.

    Kritikal Request Lama
    • Tingkat Aksesibilitas: Kelancaran Nakes/Dokter dalam melakukan TTE saat pengisian e-RM tanpa kendala teknis.

    • Kecepatan & Responsivitas: Kecepatan proses signing (validasi PIN/OTP/Biometrik) agar tidak menghambat pelayanan medis.

    • Kelengkapan Dokumen: Persentase formulir medis/E-Doc yang berhasil ditandatangani secara digital secara lengkap (mandatory fields).

    • Keabsahan Hukum (Non-repudiation): Penjaminan bahwa dokumen tidak dapat disangkal dan data medis terenkripsi aman.

    • Integritas Dokumen: Mencegah perubahan/perusakan data medis pasca-TTE (tamper-proof).

    • TTE Berkelanjutan (Sequential Signing): Kelancaran alur TTE multi-pengguna (misal: Konsul antar dokter, verifikasi DPJP, persetujuan perawat).

    • Manajemen Log & Audit Trail: Pencatatan otomatis waktu (timestamp), identitas, dan aktivitas penandatanganan secara akurat.

    • Penanganan Formulir Revisi: Kejelasan mekanisme jika ada adendum/revisi catatan medis tanpa merusak TTE sebelumnya.

    RS Dinda
    Ditambahkan proses approval
    Ditambahkan DPJP tersertifikasi untuk beberapa dokumen tertentu
    Farmagitech
    Penambahan proses atau pengaturan approval oleh Farmagitech, agar pasien cukup melakukan tanda tangan satu kali.

    Pengisian keterangan / tindak lanjut sedang ditutup oleh operator.

    Tambah keterangan / tindak lanjut

  3. 03

    Pemberian akun login dan kata sandi untuk menampilkan di dashboard FG, serta akses PACS dari luar jaringan rumah sakit.

    Kritikal Request Baru
    • PACS saat ini sudah bisa digunakan di RS Dinda, namun untuk beberapa fitur ternyata membutuhkan spesifikasi komputer yang melihat harus memadai, apakah bisa proses nya diambil alih oleh servernya, sehingga tampilan dicom di user client tidak terbebani dengan proses render gambar.
    • Fitur login ke menu dashboard atau solusi lain mungkin bisa dibuatkan bersama seperti portal Farmagitech, saat ini di portal bisa login ke  SIMRS, SIMRS Report, EDOCS, sebaiknya bisa ditambakan dengan PACS. Sehingga kemanan data atau informasi data tetap bisa terjaga
    • Pengguna PACS yang utama adalah DPJP dari Radiologi, dalam proses menghasilkan expertise tidak selalu ada di Rumah Sakit lokasinya, sehingga DPJP Radiologi seharusnya bisa akses Dashboard PACS / Pasien PACS dan kemudian mengisikan expertise dari mana saja di luar RS Dinda, namun untuk prosesnya perlu login dan password untuk memastikan data tetap aman.
    Farmagitech
    DPJP sudah bisa akses diluar (di server testing)
    VPN Rekomendasi karena alasan keamanan
    Untuk responsive (mobile friendly ) perlu dikaji ulang
    Hasil render perlu dipastikan ulang, agar tidak membebankan user client
    Farmagitech
    1. Radiologi sudah dapat diakses dari luar untuk melakukan pengisian. Namun, RS perlu memiliki PVN terlebih dahulu agar dapat menggunakan akses privat. 
    2. Fitur tersebut sudah dapat diuji coba (trial) dan dipublikasikan.
    3. Farmagitech akan menambahkan menu login, sehingga setiap DPJP dapat masuk ke dalam sistem menggunakan akun masing-masing.
    4. Penambahan fitur filter berdasarkan Nomor Rekam Medis dan nama DPJP.
    5. Tombol kembali akan ditempatkan pada posisi yang terlihat dengan jelas.
    RS Dinda
    Saran dari manajemen RS Dinda, agar WAG PACS dibubarkan, karena terdapat request dari unit terkait, tanpa konfirmasi terlebih dahulu kepada Manajemen.



    Pengisian keterangan / tindak lanjut sedang ditutup oleh operator.

    Tambah keterangan / tindak lanjut

  4. 04

    Aplikasi Finger Print BPJS Kesehatan dapat terbuka otomatis di mesin APM.

    Kritikal Request Baru
    • Saat ini akses fitur APM, baru bisa membaca Face ID. Namun yang terjadi dilapangan tidak semudah proses yang di rencanakan. Banyak kasus pasien tidak terdeteksi wajahnya, karena face id berdasarkan wajah saat ada di DUKCAPIL. Sehingga diperlukan solusi atau alternatif yaitu dengan FInger / Jari yang sudah terdaftar di BPJS Kesehatan.

    Saat ini mulai dari APM, Pendaftaran, Poliklinik proses di sistem harus di ketik untuk pencarian, request :

    • Otomatisasi dan paperless menjadi  kemudahan di APM dan setiap proses, memanfaatkan Barcode / QRCODE
    • BPJS di Mobile JKN maupun di surat rujukan sudah terdapat QR Code / Barcode, sebaiknya pasien tinggal scan maka SIMRS sudah tau data yang dimaksud, sehingga tidak perlu menuliskan apalagi melakuan pencarian yang tidak efektif
    • Untuk pasien umum / non BPJS Kesehatan, bisa memanfaatkan Digital Mobile RS Dinda (ada di bagian request ini paling bawah) diaplikasi tersebut bisa kita simpan semacam kartu pasien yang berisikan QRCOdDE Nomor RM, sehingga sejak ke APM (Pendaftaran, masuk ke Poli, Radiologi, Laboratorium) petugas cukup scan QRCODE dan BARCODE.
    • Buat satu QRCODE untuk seluruh proses pelayanan, dari mulai Daftar, Menunggu Poliklinik, Menunggu Penunjang, Menunggu Kasir s/d Farmasi
    Farmagitechs
    Finger Print, masih mencari bagaimana aplikasi bisa terhubung 
    Minta Juknis dari IT RS Dinda ke BPJS
    Proses Barcode / QRCode 
    RS Dinda
    Tidak perlu API, tapi disiasati bisa digunakan atau aktif seperti di pendaftaran manual
    Farmagitech
    1. Dokumen dapat terbaca secara otomatis melalui pemindaian barcode.
    2. Namun, untuk mendukung pencarian dokumen yang lebih fleksibel, pihak RS perlu berkoordinasi dengan BPJS Kesehatan, terkait permintaan Petunjuk Teknis (Juknis) penggunaan fingerprint.

    Pengisian keterangan / tindak lanjut sedang ditutup oleh operator.

    Tambah keterangan / tindak lanjut

  5. 05

    Pengaturan pengiriman Task ID ke BPJS Kesehatan dapat disesuaikan dengan kebutuhan RS Dinda (BPJS Kesehatan). Di dalamnya termasuk (Penjadwalan / Daftar Online, APM dan lainnya)

    Non Kritikal Request Baru
    • Rumah Sakit Dinda, setiap bulannya hampir selalu mendapatkan skor / nilai kurang bagus di BPJS Kesehatan terkait dengan TASK ID ini. Dinilai lalai dan tidak komitmen dalam hal pelayanan kepada pasien.
    • Karena proses task ID pada dasarnya adalah proses layanan kemudian diberikan penanda waktu proses oleh SIMRS ke BPJS, kami harap perintah tersebut bisa di settinga agar data yang terikirim ke BPJS adalah data yang kita sesuaikan.
    • Karena pada dasarnya, kita selalu memprioritaskan pelayanan pasien. Namun contoh praktek yang terjadi dilapangan pasien bisa datang kapan saja (jauh sebelum Dokter Praktek dimulai) sedangkan TASK ID berjalan terus.
    • Saat ini ada juga APM, kami meminta dipastikan adanya APM juga tidak merusak proses TASK ID yang ada di RS Dinda
    RS Dinda
    Perubahan SOP, salah satunya dengan validasi kehadiran pasien baru tercetak SEP
    RS Dinda
    Target dibawah 1 jam, atau bisa di setting variabel 55 menit (dibawah 1 jam)
    Farmagitech
    1. Proses tidak dapat dihentikan karena sudah terlanjur dibuat (created). Jika pasien baru datang, perhitungan waktu akan dimulai kembali dari nol.
    2. SEP dicetak saat pasien kedua datang. Petugas poli melakukan konfirmasi identitas pasien dan memindai barcode, kemudian pasien menunggu panggilan dari DPJP.
    Farmagitech
    Untuk eksekusi terkait pengiriman Task id 2, tim FG mencoba menghubungi pihak BPJS untuk dicari informasi penghitungan task id 2 untuk pasien lama. Karena selama ini, pasien lama tidak mengirimkan task id 2, namun cukup task id 0 dan 3

    Pengisian keterangan / tindak lanjut sedang ditutup oleh operator.

    Tambah keterangan / tindak lanjut

  6. 06

    Sistem APM diharapkan dapat mengirimkan SEP dan Satu Sehat Encounter secara otomatis, serta mendukung pendaftaran pasien dengan kasus konsultasi internal melalui APM.

    Non Kritikal Request Baru
    • Pengiriman Encounter Otomatis: Ketersediaan dan keakuratan pemicu (trigger) otomatis untuk post/sync data Encounter saat pasien melakukan check-in di APM.

    • Validasi Identitas & NIK: Keberhasilan pemetaan (mapping) ID Pasien SIMRS dengan IHS ID Pasien di platform SatuSehat.

    • Pencatatan Audit Trail: Ketersediaan log pemantauan status pengiriman data Encounter (berhasil, pending, atau gagal kirim).

    • Pengenalan Jadwal & Rujukan Internal: Kemampuan sistem APM membaca lembar rujukan internal/konsul dari DPJP sebelumnya.

    • Kemudahan Alur Pasien: Kecepatan pasien konsul internal dalam memilih poliklinik tujuan kedua tanpa perlu mengantre ulang di loket pendaftaran umum.

    • Integrasi Antrean Poli: Validasi agar nomor antrean poliklinik tujuan konsul otomatis terbentuk dan terhubung ke SIMRS/Poliklinik.

    Farmagtiechs
    Dari programer sudah bisa, belum di testing oleh RS Dinda
    Farmagitech
    1. Programmer Farmagitech dapat melakukan proses pengiriman data Satu Sehat otomatis dan selanjutnya akan melakukan validasi bersama pihak RS.
    2.  Pengiriman otomatis SEP tidak bisa direalisasikan, karena jika SEP tercetak otomatis dari mesin APM, maka respon time Task ID akan mulai berjalan.
    RS Dinda
    Akan dilakukan validasi dan testing untuk memastikan apakah data ke Satu Sehat sudah dapat terkirim secara otomatis atau belum.

    Pengisian keterangan / tindak lanjut sedang ditutup oleh operator.

    Tambah keterangan / tindak lanjut

  7. 07

    Sistem harus menampilkan kekuatan obat secara akurat pada formulir E-Resep Dokter Penanggung Jawab Pelayanan (DPJP)

    Non Kritikal Request Lama
    • Standarisasi Master Data: Kejelasan dan konsistensi penulisan kekuatan obat (misal: mg, mcg, mL, %, IU) pada master data farmasi di SIMRS.

    • Tampilan E-Resep DPJP: Kesesuaian antara kekuatan obat yang tampil di layar E-Resep DPJP dengan kondisi fisik/sediaan obat yang tersedia di Farmasi.

    • Pencegahan Restriksi/Ambuitas: Penataan nama obat agar kekuatan obat terpisah secara jelas dari nama sediaan (mencegah kekeliruan pemilihan dosis oleh DPJP).

    • Validasi Dosis & Kalkulasi Otomatis: Kemampuan sistem menghitung/memvalidasi total dosis berdasarkan kekuatan obat yang dipilih DPJP.

    • Sinkronisasi Real-Time: Keselarasan data kekuatan obat antara modul E-Resep DPJP, modul verifikasi Farmasi (dispensing), hingga pencatatan e-MAR (pemberian obat oleh perawat).

    • Peringatan Keselamatan (Safety Alerts): Ketersediaan notifikasi peringatan (pop-up warning) jika terjadi potensi salah dosis (overdose/underdose) berdasarkan kekuatan sediaan obat.

    • Pemberian Obat Racikan: Keakuratan sistem dalam menampilkan dan memperhitungkan kekuatan masing-masing komponen obat pada resep racikan.

    • Perhitungan Sediaan Multi-Kekuatan: Kejelasan opsi pilihan kekuatan untuk obat yang memiliki banyak varian dosis (misal: Paracetamol 120mg/5mL vs 250mg/5mL, atau Amlodipine 5mg vs 10mg).

    • Pencegahan Medication Error: Penurunan risiko kesalahan peresepan (prescribing error) akibat ketidakjelasan atau ketidaksesuaian informasi kekuatan obat.

    • Umpan Balik Dokter & Depo Farmasi: Evaluasi kemudahan DPJP dalam memilih obat serta efisiensi waktu verifikasi resep oleh apoteker.

    • Rencana Tindak Lanjut: Pembersihan (cleansing) dan validasi berkala terhadap master data obat bersama Tim Farmasi dan Terapi (TFT).

    RS Dinda
    Angka kekuatan 1, tidak tampil
    Farmagitechs
    Bukan BUGS, perlu penyesuaian sesuai dengan kebutuhan. Bisa segera perbaikan
    Farmagitech
    1. Angka “1” menunjukkan bahwa jumlah obat lebih dari satu, sehingga bukan merupakan Bug.
    2. Farmagitech akan segera melakukan perubahan dan penyesuaian, serta menginformasikan hasilnya kepada pihak RS.
    RS Dinda
    Farmagitech diharapkan dapat melakukan penyesuaian secepatnya, karena request ini merupakan salah satu request terlama. Jika kendala tersebut bukan termasuk Bug, penyesuaian seharusnya dapat dilakukan lebih cepat.

    Pengisian keterangan / tindak lanjut sedang ditutup oleh operator.

    Tambah keterangan / tindak lanjut

  8. 08

    Penyesuaian sistem agar harga akomodasi kamar rawat inap dan kamar operasi otomatis menyesuaikan saat terjadi perubahan jaminan, tanpa perlu edit manual atau input ulang.

    Non Kritikal Request Lama

    Sudah Evoluz 14 September 2026

    • Sejak awal sampai saat ini, kita ada kendala setiap waktu ada perubahan jaminan di akhir layanan ataupun di tengah – tengah layanan, kita harus merubah atau input ulang semua tindakan karena adanya perbedaan tarif jaminan dan SIMRS TIDAK mendukung proses tersebut.
    • Karena sampai saat ini belum bisa otomatis, minimal bisa untuk harga akomodasi kamar rawat inap dan akomodasi kamar operasi agar bisa langsung berubah/ langsung ngelink ketik dilakukan ubah jaminan, misalnya dari tunai ke BPJS/ BPJS TK.
    Farmagitechs
    Sangat bisa, karena bisa berdiri sendiri, tidak multi cabang data.
    Farmagitechs
    Tidak perlu input ulang, cukup operator
    Farmagitech
    1. Penyesuaian harga akomodasi kamar rawat inap lebih mudah dilakukan tanpa perlu edit manual atau input ulang.
    2. Kasus pasien operasi lebih sulit, karena akan adanya penumpukan sistem, dimana dari segi tindakan/operasi dan nama operator, hal tersebut belum memungkinkan dan memerlukan waktu pengembangan lebih lanjut dari pihak Farmagitech.
    3. Solusi sementara dari Farmagitech adalah harga akomodasi kamar operasi akan menyesuaikan secara otomatis, tetapi nama operator tetap perlu diedit secara manual.
    RS Dinda
    RS Dinda menanggapi, bahwa pengeditan nama operator secara manual akan lebih mudah dilakukan. Hal yang terpenting adalah sistem dapat secara otomatis menyesuaikan harga akomodasi kamar rawat inap dan kamar operasi ketika terjadi perubahan jaminan.

    Pengisian keterangan / tindak lanjut sedang ditutup oleh operator.

    Tambah keterangan / tindak lanjut

  9. 09

    Aktivasi modul keuangan dan akuntansi.

    Non Kritikal Request Lama

    Sebagai petunjuk, berikut ini adalah alur yanga ada di kami Rumah Sakit Dinda, yang diharapkan bisa ada di SIMRS

    Farmagitechs
    Secara sistem sudah siap, perlu penyesuaian sesuai dengan kebutuhan RS Dinda.
    Sistem Manajemen Aset, Pajak, Beban-beban non SIMRS perlu evaluasi lebih lanjut (belum ada / belum terfasilitasi)
    RS Dinda
    1. Alur Keuangan RS Dinda, Alur Pendapatan Alur Pengadaan Barang (pembelian), Alur Persediaan Alur Aset Tetap, Alur Pencatatan Biaya dan Jurnal Umum
    2. Format Logistik disamakan dengan format yang digunakan oleh Farmasi, Modul unit Gudang Logistik belum berjalan karena pencatatan di SIMRS masih tertinggal. Ke depannya, unit Gudang Logistik perlu menginput data langsung ke SIMRS sebagaimana yang sudah dilakukan oleh Farmasi.
    3. Menu Penarikan Laporan untuk Setiap Jenis DataUnit Keuangan request untuk menu tarik laporan setiap data

    Laporan Pembelian
    Laporan Persediaan
    Laporan Penjualan
    Laporan Pembayaran
    Laporan Keuangan
    Farmagitech
    Alur  SIMRS 

    1. Alur Pengadaan barang
    Farmasi order menggunakan S.P -> terima barang -> registrasi hutang -> SPM (Surat Perintah Membayar).

    Saat ini, proses Farmasi di SIMRS baru sampai penerimaan barang dan menjadi persediaan. Sementara itu, proses penerimaan invoice dan tukar faktur masih dilakukan secara manual oleh bagian Keuangan, kemudian dilanjutkan dengan input dan penarikan data  (GR) dari Farmasi.

    2. Approval Pengadaan barang di SIMRS
    • approval Permintaan 
    • approval Pesanan
    Menu approval untuk pengadaan barang akan disesuaikan dan ditampilkan berdasarkan kebijakan.

    3. Alur Pengeluaran Kas 
    Setelah proses SPM (Surat Perintah Membayar) dilakukan, transaksi akan muncul pada menu pengeluaran Kas dan secara otomatis membentuk jurnal.

    Pengeluaran Kas dapat bisa berupa Kas kecil maupun Bank. Selanjutnya, akan masuk ke menu posting jurnal untuk memilih debit kredit sesuai dengan jurnal yang benar.

    4. Alur pendapatan Kasir  Pasien Tunai, Umum dan Asuransi/Perusahaan 
    Modul Verifikasi Jurnal digunakan untuk mengecek jurnal yang akan diposting, serta memastikan akun yang diminta telah sesuai dengan  transaksi.

    Pencatatan jurnal juga dapat dilakukan secara otomatis melalui mapping nama barang, sehingga setiap transaksi akan menghasilkan jurnal secara otomatis. Namun, jurnal yang terbentuk tetap harus diperiksa untuk memastikan ketepatan pencatatan.

    Selain itu, modul dapat dilengkapi dengan fitur approval yang melibatkan Pelaksana dan Ka. Unit. Penerapan alur persetujuan tersebut dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kebijakan.

    5. Jenis Pasien BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan
    Jenis pasien akan dilakukan grouping melalui modul Verifikasi Jurnal, agar pencatatan pendapatan sesuai dengan tarif INA-CBG’s dan nilai klaim BA dari Tim Casemix.

    Namun, menyarankan agar nominal biaya riil pasien, dengan demikian, saat klaim BPJS Kesehatan diproses, akan terlihat selisih.

    6. Alur Persediaan
    Alur persediaan unit Farmasi dan Gudang Logistik diselaraskan dengan proses pengadaan barang, dengan mekanisme pencatatan yang disesuaikan berdasarkan jenis barang, yaitu barang yang masuk ke persediaan (stok) dan barang yang langsung dibebankan.

    Farmasi, persediaan terbentuk pada saat penerimaan barang. Pada akhir bulan, dilakukan stok opname untuk menyesuaikan persediaan berdasarkan hasil pemeriksaan fisik.

    Setelah dilakukan pengecekan pada menu verifikasi jurnal, adanya menu penyesuaian pada setiap pasien. Saat ini, masih dalam tahap diskusi apakah penyesuaian perlu dilakukan untuk setiap pasien atau cukup dilakukan pada akhir bulan saja ?

    Gudang Logistik, proses penyesuaian persediaan kurang lebih sama dengan Unit Farmasi. Namun, implementasinya belum berjalan karena pencatatan pada SIMRS masih belum dilakukan secara konsisten dan tertinggal.

    7.  Alur Aset Tetap 
    Saat ini, belum memiliki menu khusus untuk pengelolaan aset tetap. Oleh karena itu, pencatatan dan pengelolaan aset masih dilakukan secara manual dengan membuat rincian tambahan di luar aplikasi SIMRS.

    Penambahan Aset, Penyusutan Aset, Pengurangan Aset masih dilakukan secara manual melalui menu Jurnal Umum.

    8. Alur Pencatatan Biaya dan Jurnal Umum
    Pencatatan biaya yang tidak terintegrasi dengan transaksi pembelian atau penjualan, akan dicatat secara manual melalui menu Jurnal Umum.

    9. Menu Penarikan Laporan untuk Setiap Jenis Data
    Tim Keungan dapat mengirimkan contoh laporan, agar dapat menyesuaikan format dan isi laporan sesuai dengan kebutuhan.
    RS Dinda
    Tim Keuangan menanggapi point  nomor 5, kurang setuju dengan usulan tersebut, karena membuat pendapatan yang tercatat terkesan lebih besar,  jika menggunakan nominal biaya riil pasien, 

    Pengisian keterangan / tindak lanjut sedang ditutup oleh operator.

    Tambah keterangan / tindak lanjut

  10. 10

    Menu pemilihan mesin dialisis belum tersedia di SIMRS Report sehingga input masih dilakukan melalui E-Klaim. Diperlukan integrasi ke SIMRS karena memengaruhi tarif hemodialisis (HD).

    Non Kritikal Request Baru
    • Inefisiensi Data Entry: Petugas koding/klaim harus melakukan input ulang spesifikasi mesin dialisis secara manual pada aplikasi E-Klaim.

    • Risiko Human Error: Potensi kesalahan pemilikan jenis/spesifikasi mesin dialisis yang berisiko menyebabkan ketidaksesuaian klaim BPJS.

    • Dampak pada Tarif Hemodialisis (HD): Risiko penetapan grouping atau tarif klaim HD yang tidak akurat (di bawah standar yang seharusnya diterima RS) akibat keterlambatan/kesalahan input data mesin.

    • Percepatan Proses Coding & Pengajuan Klaim: Memangkas waktu verifikasi berkas klaim HD oleh tim Casemix/Koding.

    • Akurasi Pendapatan RS: Memastikan pendapatan klaim klaim HD terealisasi secara optimal sesuai jenis tindakan dan spesifikasi mesin yang digunakan.

    RS Dinda
    1. RS Dinda menginginkan integrasi seluruh pelaporan dalam satu pintu melalui SIMRS Report.
    2. Belum adanya request HDIS terkait request ini, hanya direquest secara lisan kepada Tim Farmagitech  saat kunjungan ke RS Dinda.

    Farmagitech
    Perlu dilakukan kajian dan konfirmasi terlebih dahulu, terkait integrasi SIMRS report tarif Hemodialisa (HD).

    Pengisian keterangan / tindak lanjut sedang ditutup oleh operator.

    Tambah keterangan / tindak lanjut

  11. 11

    Penambahan tombol preview pada menu Rawat Inap dan Rawat Jalan untuk melihat riwayat hasil Laboratorium berdasarkan tanggal pemeriksaan, seperti pada hasil Radiologi.

    Non Kritikal Request Baru

    request pada menu pemeriksaan Rawat Inap dan Rawat Jalan pada Kolom/Tab Laboratorium bisa melihat hasil pemeriksaan Laboratorium sebelumnya sesuai tanggal pemeriksaan sama seperti hasil pemeriksaan radiologi (ada tombol preview) .

    Berikut kami lampirkan printscreen Tab Laboratorium Riwayat Laboratorium :

    Tab Radiologi Riwayat Radiologi : Lengkap bisa langsung melihat hasil

    Farmagitech
    Dapat langsung melakukan pembaruan, dengan menambahkan tombol Preview pada menu riwayat hasil Laboratorium Rawat Inap dan Rawat Jalan, seperti yang telah diterapkan pada menu Radiologi.

    Pengisian keterangan / tindak lanjut sedang ditutup oleh operator.

    Tambah keterangan / tindak lanjut

  12. 12

    Penambahan notifikasi adanya alert EARLY WARNING SYSTEM (EWS) Elektronik di SIMRS pada pasien rawat inap

    Non Kritikal Request Baru

    request EWS Elektronik untuk pasien rawat Inap dengan lingkup pasien usia lebih dari 16 tahun dengan kondisi tidak hamil, request EWS Elektronik bisa ada di SIMRS >> Menu pemeriksaan Rawat Inap >> kolom/tab pemeriksaan>> grafik suhu nadi >>EWS.

    Saat ini EWS menggunakan formulir E-Doc manual pada F RM 183 Lembar Observasi dan Respon Chart Early Warning System (EWS) untuk Usia > 16 tahun.

    Untuk warning system bukan hanya EWS, tapi ada juga , MOEWS (Modified obstetri early warning system/kasus ibu hamil dan melahirkan), PEWS (pediatric early warning system/kasus anak usia dibawah 16 tahun) dimana kedepannya akan direquest juga secara bertahap

    Untuk keterangan spesifikasi kebutuhan EWS Elektronik izin dilampirkan

    Spesifikasi Kebutuhan EWS Elektronik (Usia 16 Tahun) – SIMRS RS Dinda-1

    Farmagitech
    Meminta data POEWS, MOEWS dan NEWS agar dapat dilakukan peninjauan secara menyeluruh terkait alert yang direquest.

    RS Dinda
    Pak Gusti dan Tim RS Dinda akan mengirimkan segera request POEWS, MOEWS dan NEWS.

    Pengisian keterangan / tindak lanjut sedang ditutup oleh operator.

    Tambah keterangan / tindak lanjut

  13. 13

    Aktivasi sistem Repo untuk mendukung pengiriman berkas rekam medis dari Unit Casemix ke BPJS Kesehatan secara terintegrasi dan real-time.

    Non Kritikal Request Baru

    Untuk request ini kami harap ada beberapa hal yang menjadi syarat utama, yaitu :

    • Saat ini data / berkas rekam medis yang diakses langsung oleh BPJS sudah menjadi mandat baru dari BPJS kepada Rumah Sakit yang harus diberikan
    • Data yang tampil atau disajikan adalah data yang sesuai verifikasi atau di validasi oleh unit casemix RS Dinda.
    • Untuk mempermudah dan bisa otomatisasi, pada saat proses ajukan klaim di SIMRS Report, artinya data sudah bisa tampil di aplikasi REPO (Repository BPJS)
    • Atau tambahkan tombol seperti kirim data ke EDOC, untuk case ini dibuat kirim data ke REPO
    Farmagitechs
    Sudah bisa. Bisa segera aktivasi.
    Farmagitech
    1. Secara teknis, Farmagitech menyanggupi pengembangan tersebut.
    2. Konsep Repo dan Smarklin dinilai serupa, seperti yang telah diterapkan sejak lima tahun lalu, yaitu seluruh data yang dikirimkan oleh Casemix dapat diakses oleh BPJS Kesehatan.
    3. Namun, perlunya diskusi dengan BPJS Kesehatan, Farmagitechs dan RS Dinda untuk mengetahui permintaan BPJS Kesehatan dan apakah aplikasi Repo sudah sesuai dengan permintaan BPJS atau belum.
    Pertanyaan Farmagitech, apakah kedepannya aplikasi Repo akan menggunakan server milik RS Dinda  atau Farmagitech ?

    RS Dinda
    RS Dinda menanggapi, Aplikasi Repo akan menggunakan server dan domain milik RS Dinda untuk menjaga keamanan data.

    Pengisian keterangan / tindak lanjut sedang ditutup oleh operator.

    Tambah keterangan / tindak lanjut

  14. 14

    Penyediaan tim khusus Farmagitechs untuk menangani kendala SIMRS di RS Dinda selama 24 jam.

    Non Kritikal Request Baru
    • Request utama adalah TIM / Petugas khusus untuk bisa segera menyelesaikan PR / Request – request yang sudah ada maupun yang baru.
    • Sehingga dalam perjalanannya, RS Dinda menjadi prioritas utama.
    • Tim troubleshoot bisa menyatu atau disatukan dengan tim programer khusus RS Dinda.
    • Agendakan rapat evaluasi rutin bulanan antara TIM Farmagitech dan TIM RS Dinda.
    Farmagitech
    Tim Dedicated tersedia, namun akan ditempatkan dan monitoring di kantor Farmagitech, dengan adanya Tim Dedicated khusus RS Dinda, maka akan ada penambahan biaya dari Farmagitech.
    RS Dinda
    Meminta informasi terkait penambahan biaya untuk Tim khusus Dedicated. Selain itu, evaluasi rutin akan tetap dilakukan setiap bulan oleh pihak RS  Dinda dan Farmagitech.

    Pengisian keterangan / tindak lanjut sedang ditutup oleh operator.

    Tambah keterangan / tindak lanjut

  15. 15

    Request sebelumnya dan request lainnya yang telah diajukan agar segera ditindaklanjuti dan diselesaikan.

    Detail penjelasan belum diisi.

    Farmagitech
    1. Tim Dedicated terdiri dari 3 orang, yaitu 2 Programmer dan 1 Tester, dimana akan proses pengembangan SIMRS RS Dinda, dan menyelesaikan request-request yang belum terselesaikan.
    2. Programmer Produksi akan berfokus pada pemenuhan kebutuhan dan request yang masuk, sedangkan Programmer Inovasi mendukung pengembangan fitur.
    RS Dinda
    RS Dinda menyarankan, agar fokus utama jobdesk adalah menyelesaikan request-request sebelumnya yang belum selesai.

    Pengisian keterangan / tindak lanjut sedang ditutup oleh operator.

    Tambah keterangan / tindak lanjut

  16. 16

    Aktivasi Server Backup SIMRS, EDOC | Report dan Form Builder | Data Warehouse | Report | Dashboard

    Non Kritikal Request Baru

    Sudah request 24 Agustus 2026 

    • SIMRS/EDOC telah menjadi jantung administrasi dan operasional RS Dinda.
    • Gangguan sistem dapat menghambat proses kerja dan pelayanan rumah sakit.

    Tujuan
    – Meminimalkan risiko downtime.
    – Menjaga keamanan dan ketersediaan data.
    – Memastikan sistem dapat dipulihkan saat terjadi gangguan.

    Rencana Tindak Lanjut
    – Aktivasi dan konfigurasi server backup.
    – Penyusunan SOP/SPO yang jelas dan terstandar.
    – Pengujian backup dan pemulihan data secara berkala.
    – Penetapan PIC, kewenangan dan alur penanganan gangguan.

    Target

    Memastikan keberlangsungan operasional SIMRS/EDOC melalui server backup yang siap digunakan, prosedur yang teruji, dan tanggung jawab yang jelas.

     

    Selain itu, -Server DATA / DATA Warehouse / SIMRS REPORT server backup ini diharapkan mampu menjalankan beberapa fungsi lainnya yaitu:

    Penambahan fitur dynamic form builder (pembuat formulir dinamis) tanpa koding (no-code) di RS Dinda sangat membantu pengguna untuk mendesain, menambah dan mengubah formulir medis maupun laporan secara mandiri

    1- Penambahan fitur pembuatan formulir yang lebih flexible, powerfull dan memudahkan untuk user RS Dinda

    Yaitu fitur untuk user bisa dengan sendiri membuat formulir sesuai kebutuhan tanpa perlu coding.

    Contohnya seperti modul desainer, jadi cukup atau bisa dilakukan drag and drop yang dibutuhkan (sumbernya langsung dari table database)

    Semua bisa di export langsung secara default ke Word maupun PDF

    2- Penambahan fitur pembuatan laporan yang lebih flexible, powerfull dan memudahkan untuk user RS Dinda

    Yaitu fitur untuk user bisa dengan sendiri membuat laporan sesuai kebutuhan tanpa perlu coding.

    Contohnya seperti modul desainer, jadi cukup atau bisa dilakukan penambahan kolom-kolom yang dibutuhkan (sumbernya langsung dari table database)

    Semua bisa di export langsung secara default ke excel maupun PDF (dan ada timestamp setiap download)

    3- Sehingga RS Dinda dalam proses data tidak ketergantungan dengan request dahulu, namun bisa menjalankan secara mandiri

    Data Dashboard / Data Digital yang bisa mengakomodir kebutuhan Rumah Sakit Dinda, di era digitalisasi dan AI, untuk kepentingan Laoran Manajerial dan Akreditasi

    RS Dinda
    PT Dinda Medistra telah menyetujui pengadaan server backup dan berharap agar realisasinya dapat segera dilakukan oleh Farmagitech Farmagitech.

    Selain itu, diperlukan integrasi data pada SIMRS Report, agar setiap perubahan data  pada SIMRS tetap dapat terecord secara otomatis.

    Contoh : Perpindahan tempat tidur sesuai dengan hak kelas pasien, sehingga tidak diperlukan penarikan laporan ulang dan analisis secara manual oleh petugas RS Dinda.

    Pengisian keterangan / tindak lanjut sedang ditutup oleh operator.

    Tambah keterangan / tindak lanjut

  17. 17

    Data Audit

    Non Kritikal Request Lama

    Sudah request Evoluz 24 Agustus 2026

    Penambahan standar keamanan di RS Dinda

    • Masih lemah keamanan SIMRS, yang dimana saat ini sudah serba digital dan standar kemanan harus terus terjaga dengan baik agar kualitas tetap terjaga
    • Contoh kasus : user menggunakan password atau akun yang bukan miliknya, penyalah gunaan akun, tidak ada log aktivitas akun yang tidak memadai sampat saat ini.

    Solusi yang diinginkan :

    1- Untuk keperluan Peningkatan Keamanan dan AUDIT, mohon dapat dibuatkan menu export account group privilages dan akses user di SIMRS, SIMRS Report dan EDOC

    2- Di menu Account > Group kita mau bisa di download / export ke excel dan di dalam hasil exportnya terdapat privilages yang terpilih dari masing-masing group

    3- Di Menu User kita mau bisa di download datanya ini, dan bisa dipilih untuk yang masih aktif dan non aktif

    4- Untuk akun user dibuatkan masa berlaku (expired) password, jadi password itu wajib diganti oleh user yang bersangkutan minimal 3 bulan dalam 1x. (terhitung setelah dibuat / setelah di reset)

    5- Saat login pretama kali, user diminta segera mengganti password default yang saat ini 1234 dengan password baru dari user

    6- Log seluruh aktivitas (audit trail), bukan hanya saat login, tapi saat CUD (Create, Update dan Delete) juga lebih penting. Catatan digital terstruktur yang merekam siapa pengguna yang melakukan aksi, waktu kejadian, alamat IP, jenis tindakan (seperti create, update, delete, atau login), serta status hasil (sukses atau gagal) dan bisa sesuai dengan ISO dan merupakan alat bukti yang seharusnya dapat dipertanggungjawabkan oleh SIMRS RS Dinda

    7- Auto logout jika tidak digunakan dalam waktu tertentu (misal 30 menit), karena saat ini selama history browser tidak dihapus, walaupun sudah berganti hari tetap terlogin dengan akun terakhir yang digunakan.

    8- Request pada E-Doc bisa dibuatkan admin log seperti yang ada di SIMRS sehingga akan terekam akun siapa saja yang melakukan perubahan dan bagian formulir apa yang dirubah.

    Lalu pada keterangan formulir di bagian edit ada update jika memang ada perubahan, karena selama ini ketika melakukan perubahan tanggal dan jam edit tidak berubah masih sama seperti tanggal awal formulir dibuat.

    Farmagitech
    Tersedia fitur backup data dan penguncian pada beberapa master data.

    Contoh : Data diagnosa jika ada perubahan, diagnosa sistem akan otomatis  ada tanda coret satu, namun untuk yang lain masih dalam pengembangan, sehingga penguncian belum diterapkan pada seluruh tombol dan fitur secara menyeluruh.
    RS Dinda
    Audit merupakan kebutuhan tuntutan oleh pihak internal maupun eksternal. Mengingat audit terakhir dilakukan oleh BPJS Kesehatan, diperlukan pengembangan lebih lanjut terkait hal tersebut.

    Pengisian keterangan / tindak lanjut sedang ditutup oleh operator.

    Tambah keterangan / tindak lanjut

  18. 18

    Aplikasi Mobile RS Dinda x WhatsApp x SMS

    Non Kritikal Request Baru
    TRANSFORMASI DIGITAL RS DINDA

    Aplikasi Mobile
    RS Dinda

    Solusi layanan kesehatan digital yang menghubungkan pasien dan rumah sakit melalui aplikasi mobile, WhatsApp dan SMS.

    ✦ Android & iPhone
    ✦ WhatsApp
    ✦ SMS Gateway

    Fitur Layanan Digital

    Akses informasi dan kebutuhan pelayanan pasien dalam satu ekosistem digital.

    ▦

    Kartu Pasien Digital

    Kartu pasien dengan barcode untuk membantu identifikasi dan registrasi.

    ↻

    Riwayat Kunjungan

    Informasi riwayat kunjungan pasien yang mudah diakses.

    ▣

    Jadwal Dokter

    Informasi jadwal dokter dan layanan rumah sakit.

    ◷

    Antrean Digital

    Nomor antrean dan estimasi waktu pelayanan pasien.

    ♧

    Notifikasi Otomatis

    Pengingat dan informasi layanan melalui aplikasi, WhatsApp, atau SMS.

    ♡

    Survei Kepuasan

    Umpan balik pasien untuk evaluasi dan peningkatan mutu layanan.

    🌿

    Paperless Healthcare

    Mendukung proses administrasi yang lebih praktis dengan
    kartu digital dan barcode, sekaligus mengurangi penggunaan kertas.

    Manfaat Strategis bagi RS Dinda

    ✓Meningkatkan pengalaman dan kepuasan pasien.
    ✓Mendukung efisiensi proses administrasi.
    ✓Mempermudah komunikasi dan pengingat layanan.
    ✓Mendukung digitalisasi pelayanan rumah sakit.

    Farmagitechs
    Sudah ada dan sudah bisa dalam beberapa waktu kedepan.
    Farmagitech
    Seluruh kebutuhan dapat diakomodasi, termasuk pembuatan dua aplikasi sekaligus. 

    Namun, terdapat biaya berlangganan tahunan untuk akses Google Play Store dan App Store yang perlu dibayarkan oleh RS Dinda, biaya tersebut wajib dilaporkan kepada bagian Keuangan.
    RS Dinda
     PT Dinda Medistra terbuka untuk terkait biaya dan persyaratan penyetoran laporan keuangan, apabila hal tersebut memang menjadi salah satu syarat yang diperlukan.
    Arvin Nizar
    1. FG Saat ini juga menyediakan aplikasi pendaftaran online via website dengan data terintegrasi langsung ke SIMRS.
    2. WA Blast, Rekomendasi FG utk penyediaan WA Blast yaitu bisa kerja sama dengan Mekari Qontak.

    Pengisian keterangan / tindak lanjut sedang ditutup oleh operator.

    Tambah keterangan / tindak lanjut

  19. 19

    Aktivasi Poliklinik Eksekutif

    Dengan aktivasi ini diharapkan ada solusi untuk pembagian antrian pasien sesuai dengan jaminannya. Sehingga akan terbagi menjadi:

    1. Jaminan BPJS menggunakan antrian saat ini, ditambahkan kode antrian B-1
    2. Pasien Umum, Asuransi, Perusahaan menggunakan antrian Poli Eksekutif, ditambahkan kode antrian E-1

    Untuk memudahkan perlu pengecekkan dan semua proses adalah duplikat dari yang ada saat ini, mohon juga dipastikan semua laporan dan data (tarif, laporan, dll) sesuai dan tidak perlu ada perubahan.

    Belum ada keterangan / tindak lanjut.

    Pengisian keterangan / tindak lanjut sedang ditutup oleh operator.

    Tambah keterangan / tindak lanjut

  20. 20

    Bridging Apotek Online (Apol)

    Saat ini Apotek online masih manual, sehingga resiko proses claim tertinggal dan tidak sesuai.

    Mohon dapat segera di aktivasi bridging apotek online dari SIMRS.

    Belum ada keterangan / tindak lanjut.

    Pengisian keterangan / tindak lanjut sedang ditutup oleh operator.

    Tambah keterangan / tindak lanjut

Peserta Rapat

Daftar Hadir Peserta

Peserta PT. Dinda Medisra & RS Dinda

No Nama Jabatan Unit / Instansi
1 Ibu Hj. Darnelis, S.ST Komisaris PT. Dinda Medistra
2 Bpk. H. Sutarsa, MARS Dewas PT. Dinda Medistra
3 dr. Ima Khairunnisa, MH.Kes, FISQua Direktur Utama PT. Dinda Medistra
4 Gusti Muhammad Yusuf, S.E, M.M Direktur PT. Dinda Medistra
5 dr. Fahmi Azhari Basya, MARS Direktur RS Dinda
6 dr. Novita Sari Manajer Pelayanan & Penunjang RS Dinda
7 Rizkhi Arikha Ka. Unit Rekam Medis RS Dinda
8 Nasichatul Karomah Ka. Unit Keuangan, Akuntansi & Pajak RS Dinda
9 Nanda Puspita Himawanti Plt. Ka. Unit Gudang Farmasi dan Umum RS Dinda
10 Mardiyati Husna Faizah Ka. Unit Farmasi RS Dinda
11 Robi Gunawan Ka. Unit IT RS Dinda

 

Peserta Farmagitech

No Nama Jabatan Unit / Instansi
1 Ibu Dwi Pujaningsih Direktur Utama Farmagitech
2 Bapak Arvin Nizar Direktur Operasional Farmagitech
3 Mas Firdaus Manajer IT Support Farmagitech
4 Mas Hilyas Programmer Farmagitech
5 Bapak Syafi’i Ahli / Konsultan Keuangan Farmagitech

 

Terima Kasih

Terima kasih atas kolaborasi luar biasa yang telah terjalin selama ini. Kami berharap evaluasi hari ini dapat semakin memperkuat sinergi kita, sehingga SIMRS bukan lagi sekadar sistem operasional, melainkan pilar utama dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan pasien kami. Mari bersama-sama menyongsong tahun depan dengan inovasi yang lebih kuat. Terima kasih dan selamat pagi.

RS DindaFarmagitech